Thursday, August 21, 2014

TALES OF XILLIA-2

Just got my hand on Tales of Xillia-2 and I enjoy it tremendously!
I always enjoy playing Tales series because they have interesting story.
I always experienced roller-coaster emotion every time I play Tales series.
And Tales of Xillia-2 is no exception!
Here's my review!

Wednesday, August 13, 2014

OSAKA

We already talk about Tokyo, now let's  talk about the next big city in Japan.... OSAKA!!!
Osaka is also one of the town that I recommended to visit.
It's a bit cheaper than Tokyo and AirAsia also have flight there.
Kansai Airport located further from town, though, so keep that in mind.
If you land during daylight, make sure you visit the Tourist Information.
Whether you want to use IC Card or Japan Rail Pass, you will use train to head out from Kansai Airport.

So, what can you do in Osaka.
Actually... Just two....


Monday, August 11, 2014

PHANTASY STAR ONLINE 2

Sooo, I get hooked up playing Phantasy Star Online 2.
Thanks for a friend of mine...
Mind you, I play little Online Games and Phantasy Star Online 2 is my 2nd one.
So far I only play 2 Online Games, which is Rusty Hearts and Phantasy Star Online 2.
Now, let's talk a bit about it...

Tuesday, August 5, 2014

URUS PASPOR

Berkaitan dengan travelling, kalau mau travel ke luar negeri, mau nggak mau kamu butuh satu hal penting.
PASPOR!
Dimana mengurus Paspor? Tentu saja di Kantor Imigrasi.
Belum pernah ke luar negeri? Yah, ada kepercayaan sih (entah siapa yang percaya) kalau buat paspor, itu jadi "pancingan" buat bisa ke luar negeri kelak.

Bagi yang masih bingung bagaimana cara mengurus paspor, nggak perlu khawatir.
Mengurus paspor sekarang jauuuuh lebih simpel dibandingkan jaman dulu.
Jaman dulu kan selalu ada calo, kudu bayar lebih mahal dan nunggunya amit-amit lamanya....
Sekarang udah nggak repot lagi, yang perlu dilakukan adalah punya sambungan internet.

Saya akan jelaskan bagaimana cara mengurus paspor dengan layanan Online.
Setelah tersambung dengan internet, tinggal klik ke Layanan Imigrasi Online
Kalau sudah diklik, akan muncul tampilan seperti dibawah ini.
Tinggal klik dibagian Pra Permohonan Personal.
 

Setelah menklik Pra Permohonan Personal, akan muncul tampilan berikutnya.
Isi data yang diperlukan sesuai dengan data pribadi yang dimiliki.
Kemudian pilih tipe permohonan yang akan diajukan.
Antara mau buat paspor baru, perpanjang atau mengganti pasport.

 

Setelah memilih tipe layanan paspor mana yang ingin dipilih, lanjutkan dengan memilih berapa halaman paspor yang dibutuhkan.
Hal ini akan berpengaruh terhadap biaya yang dikenakan ke kamu kelak.
 
Isi sisa data yang diperlukan sampai bawah.
Untuk biaya, berikut biaya yang diperkirakan akan keluar.
* Paspor biasa 48 halaman Rp. 300.000,-
* Paspor biasa elektronis (e-passport) 48 halaman Rp. 600.000,-
* Paspor biasa 24 halaman Rp. 100.000,-
* Paspor biasa 24 halaman pengganti yang hilang yang masih berlaku Rp. 200.000,-
* Paspor biasa 24 halaman pengganti yang hilang yang masih berlaku Rp. 100.000,-
* Paspor biasa elektronis (e-passport) 24 halaman pengganti yang hilang yang masih berlaku Rp. 800.000,-
* Paspor biasa elektronis (e-passport) 24 halaman pengganti yang rusak yang masih berlaku Rp. 350.000,-
* Paspor biasa 48 halaman pengganti yang hilang yang masih berlaku Rp. 600.000,-
* Paspor biasa 48 halaman pengganti yang rusak yang masih berlaku Rp. 300.000,-
* Paspor biasa elektronis (e-passport) 48 halaman pengganti yang hilang yang masih berlaku Rp. 1.200.000,-
* Paspor biasa 24 halaman pengganti yang hilang/rusak yang masih berlaku disebabkan karena bencana alam dan awak kapal yang kapalnya tenggelam Rp. 100.000,-
* Paspor biasa Elektronis (E-passport) 24 halaman pengganti yang hilang/rusak yang masih berlaku disebabkan karena bencana alam dan awak kapal yang kapalnya tenggelam Rp. 350.000,-
* Paspor biasa 48 halaman pengganti yang hilang/rusak yang masih berlaku disebabkan karena bencana alam dan awak kapal yang kapalnya tenggelam Rp. 300.000,-
* Paspor biasa Elektronis (E-passport) 48 halaman pengganti yang hilang/rusak yang masih berlaku disebabkan karena bencana alam dan awak kapal yang kapalnya tenggelam Rp. 600.000,-

Apa bedanya 24 halaman dengan 48 halaman?
Well, menurut keterangan petugas disana, sebetulnya tidak ada perbedaan.
Karena tidak ada Undang-undang yang menyatakan bahwa 24 halaman lebih baik daripada 48 halaman.
TAPI jeleknya petugas Imigrasi Jakarta Selatan, mereka terus menerus menyinggung bahwa 24 halaman biasanya merupakan paspor untuk TKI.
Maaf kalau saya bilang, memangnya kenapa dengan paspor TKI, pak / bu?
Kalau kita memang jarang jalan-jalan ke luar negeri, dimana dalam waktu 5 tahun kita cuman 1 - 2x ke luar negeri, ngapain juga kita ambil 48 halaman?

Apa bedanya paspor biasa dengan e-paspor?
Well, e-pasport sepertinya lebih ekslusif.
Harganya juga jauh lebih mahal dibandingkan paspor biasa.
Tapi e-pasport masih berupa buku kok, hanya saja katanya ada chip di dalamnya.
Apalagi dengar-dengar kabar, kalau menggunakan e-pasport maka saat pergi ke Jepang, kamu bakalan mendapatkan visa gratis.
Hal ini belum ketahuan dengan pasti karena saya nggak mengajukan e-pasport. ^^a

Setelah mengisi semua data pribadi, pastikan alamat e-mail terisi dengan benar dan ajukan permintaanmu.
Tidak lama kamu akan menerima e-mail yang meminta kamu membayar ke bank BNI 46.
Dengan kata lain, kamu HARUS pergi ke Bank BNI 46 terdekat, tidak bisa melalui ATM.
Bersama e-mail tersebut, juga disertakan dokumen yang harus diprint.
Print dokumen ini dan bawa ke Bank BNI 46 terdekat untuk membayar.
Biasanya akan dikenakan biaya tambahan sebesar IDR 5,000. 

Setelah membayar, klik link yang disertakan di e-mail dan jika sudah membayar, maka akan muncul konfirmasi. 
Kamu kemudian harus memilih hari dan tanggal yang dipilih untuk pergi ke Imigrasi, terserah padamu.
Walaupun demikian, tiap hari akan ada kuota, jadi jika hari yang kamu inginkan tidak ada, besar kemungkinan kuota hari itu sudah terpenuhi.
Setelah memilih hari, akan datang e-mail berikutnya. Print dokumen yang disertakan di e-mail tersebut.

Di hari yang dipilih, datanglah ke Imigrasi dan disarankan datang sepagi mungkin.
Imigrasi Jakarta Selatan terletak di daerah Warung Buncit yang macetnya amit-amit di pagi hari.
Saya datang jam setengah 8, itu pun sudah cukup ramai dengan antrian.
Di Jakarta Selatan, nomor antrian dibatasi sebanyak 200 nomor.
Pengunjung dibedakan menjadi 3, yaitu Manula (termasuk yang sakit) serta anak kecil, Pengurusan Paspor Manual dan Pengurusan Paspor Online.
Tergantung ke tiga hal ini, nomor yang diberikan juga akan berbeda.
Pengurusan Paspor Online akan lebih cepat dibandingkan Pengurusan Paspor Manual, jadi sabar saja saat mengantri.

Yang harus dibawa adalah KTP asli, Kartu Keluarga Asli, Paspor Asli (kalau perpanjang) dan Akte Kelahiran / Ijazah Asli.
Semuanya harus difoto copy di kertas A4 dan nggak dipotong.
Kalau nggak sempat, ada layanan fotocopy di Imigrasi Jak - Sel kok, tapi 1x copy IDR 1,000.
Setelah mendapatkan nomor antrian, duduk manis sampai dipanggil.
Saat dipanggil, masuk sesuai nomor loket dan serahkan semua dokumen yang diminta.
Nggak lama kamu bakalan dipanggil, langsung foto serta wawancara pendek.... terus pulang.

Untuk Imigrasi Jakarta Selatan, butuh waktu 3 hari sebelum paspor selesai.
Di tanggal yang ditentukan, datang di atas jam 1 siang karena pengambilan paspor hanya dilayani setelah jam ini.
Tunjukkan bukti pengambilan untuk mengambil nomor antrian dan tunggu lagi.
Nggak lama, paspor baru bisa diambil.
Foto copy dulu dan berikan foto copy paspor baru tersebut ke loket.
BERES!

Seriously, nggak ribet!
Nilai minus dari Imigrasi Jakarta Selatan cuman yah satu itu....
Menekankan mulu bahwa paspor 24 halaman adalah paspor TKI, yang aku nggak ngerti apa salahnya...
Lain daripada itu, pelayanannya bagus dan cepat kok.

Saturday, August 2, 2014

TOKYO!!

Alright, so there are some guys who still confused where to go.
And like I said so many times, I haven't been going THAT much around Japan.
So, let me tell you more about the cities that I went to when I went to Japan.
For now, let's focus on the Main City in Japan, which is...
TOKYO!!