Wednesday, February 24, 2016

PROJECT X ZONE 2

Setelah tertarik melihat trailer Project X Zone 2 waktu dikasih lihat pertama kali sama Bandai Namco dkk, gue akhirnya menunggu dengan sabar sampai edisi bahasa Inggris game ini bisa keluar. Akhirnya bulan ini, game tersebut sampai juga ke tangan dan akibatnya Phantasy Star Online 2 yang selama ini jadi hiburan... ditinggalkan dulu demi game satu ini. XD

Jadi apa yang menarik dari Project X Zone 2 ini? Well....

FANSERVICE!


Serius, yang bikin menarik game ini cuman fanservice doang.
Di mana lagi loe bisa lihat berbagai karakter dari segala macam game yang terkenal bisa saling ejek-ejekan dan bahu membahu menyelamatkan dunia.
..... Masih nunggu kolaborasi King of Fighters ama Tekken atau Street Fighter nih.

Dan tentu aja "eye candy" bagi gamer cowok, soalnya karakter cewek yang boing-boing banyak banget di sini.
Nggak suka boing? Banyak yang rata juga kok, jadi nggak usah khawatir.
Bonus tambahan? Tentu aja pakaiannya yang seksi pisan.
Nggak suka good girl? Lihat dulu karakter musuhnya yang nggak kalah seksi.
Mulai dari nenek seksi 'Saya'... (bentar, kabur dulu), sampai ke cewek "Amerika" dengan bahasa Jepang yang... maksa.

Boing boing.... 

Nggak ketarik cewek? Yah, silahkan pelototin deh segelintir tipe cowok.
Mulai dari yang om-om banget sampe ke daun muda macam Zephyr.
Mulai dari tipe playboy tengik macam Vashyron ampe ke tipe cool macam Vergil.
.... Sayangnya Haken nggak ikutan di sini, jadi rada ngerasa kehilangan juga.
Dan kenapa mereka ambilnya Leon dari Resident Evil 6, kenapa nggak ambil Piers aja?!
...... OK, ini subyektif banget. >.<

Yeah, Papa Chrom!!

Sayangnya karakter villain yang tampil di sini sebagian besar merupakan villain lama.
TELLOS, Vile, Saya, Nemesis, Juri, Lord Raptor, Skeith, Vajra, Dokugozu, Dokumezu, Dural, Coco * Tapioca, Aya-me, dan Ciseaux/Prelude.
Sisanya cuman tampil sekilas, kadang minim dialog alias cuman muncul, ngoceh sebentar, kita gebukin, terus kabur... rinse and repeat.
Sebetulnya berharap sesuatu yang baru, tapi mungkin buat menghemat biaya dan waktu juga.. jadi yah, terima aja. *kunyah popcorn*

Terus gimana dengan gameplaynya?
Well, nggak banyak beda dengan Project X Zone sebelumnya, cuman ada beberapa fitur tambahan.
Unit masih sama, dibagi menjadi Pair Unit dan Solo Unit.
Tiap Unit memiliki banyak Skill yang bisa dipelajari, tapi yang bisa di-equip jumlahnya terbatas banget.
Battle masih mengambil seting di area luas dimana karakter bisa bergerak bebas, selama tidak melebihi area jangkauan mereka.
Beberapa misi masih mengadaptasi misi yang sama seperti sebelumnya, misalnya harus mengalahkan musuh sebelum dia mencapai point tertentu, ada karakter yang absen sebelum bisa direkrut balik, harus melakukan sesuatu sebelum waktu habis, dan masih banyak lagi.
Masih tetap bikin stress....

OBJECTION! 

Deretan Unit yang bisa dipilih!

Dan mereka masih belum belajar dari sebelumnya.
Karena... MASIH NGGAK ADA GRINDING!!
Intinya loe gak ada pilihan lain selain ikutin ceritanya yang linear dan berharap Pair Unit yang wajib dibawa adalah Pair yang udah loe naikin levelnya selama ini.
Sebelum battle dimulai, kita masih bisa utak-atik equipment atau Single Unitnya. Utak-atik equipment tergolong penting karena bisa bertahan dari serangan boss.
Yup, boss masih punya power yang amit-amit. Terkadang kalau kita nggak full HP, bisa sekali serang koit.

Jadi, apa yang berbeda?
1. Kita memiliki akses ke Shop buat beli equipment atau item. Berita bagus, jadi nggak usah cemas "kekurangan" item. Jeleknya, karena nggak bisa grinding, otomatis duit yang didapat juga terbatas. Sehingga kita mesti hati-hati banget dalam menghabiskan duit yang udah susah payah kita dapatin.

2. Seiringan dengan naik level, loe belajar beberapa serangan baru. Totalnya ada 5 serangan yang bisa dipelajari, dan semuanya bisa diperkuat dengan menggunakan CP yang didapat dari mengalahkan musuh. Jeleknya, kamu hanya bisa menggunakan 3 serangan saja! Jadi pinter-pinter memilih mana yang mau digunakan dan mana yang mau di-upgrade...

3. XP, yang biasanya digunakan untuk counter, defend, full defend, atau Special Attack, berfungsi bagi SEMUA karakter. Jadi walaupun udah dapat 150 XP, kemudian digunakan oleh Pair Unit, maka XP itu akan turun saat kamu berganti ke Pair Unit berikutnya. Hal yang sama berlaku di posisi musuh. Untungnya, Full Defend juga berguna ke Special Attack (single) musuh, jadi kamu bisa nyengir bebas saat mereka mengeluarkan Special Attack, dan berefek ke 0 damage. Mwahahahaha!!!

4. Trap kini tersebar di area battle, dan menghindari mereka bisa rumit karena point of view nan menyebalkan. Seringkali kamu nggak sengaja menginjak trap, yang berakibat berkurangnya HP, terkena stun atau poison, dan masih banyak lagi.

5. Terdapat fitur training buat latihan combo, soalnya ngatur combo sekarang lebih rumit. Banyak serangan yang buntutnya malah ngelempar musuh, sehingga berakibat banyak "miss". Bete banget, suwer... Jadi kamu harus menentukan waktu yang pas saat akan mengeluarkan Support Unit, Solo Unit atau menyerang. Oh ya, posisi saat menyerang dan diserang juga menentukan damage. Back Attack akan memberikan damage lebih besar daripada Front Attack.

Fitur training yang jarang digunakan juga...

Project X Zone 2 merupakan game yang cukup bikin capek, menguras emosi saking beberapa karakternya bikin gemas, repetif serta bikin stress.
Tapi bukan berarti game ini NGGAK FUN!
Project X Zone 2 merupakan game yang menyenangkan dan gue cukup menikmati memainkannya.
Ocehan sesama karakter (ternyata Xiaomu itu fujoshi) dan beberapa dialognya bisa bikin gue ngakak sampai sakit perut.
Apakah game ini direkomendasikan? Depends.
Apa kamu merupakan gamer yang demen main berjam-jam tanpa grinding?
Apa kamu merupakan gamer yang demen jokes-jokes garing yang kadang gak ada juntrungannya?
Apakah kamu merupakan fans dari salah satu karakter di game ini?
Jika kamu bilang ya untuk semua pertanyaan di atas, silahkan beli dan mainkan PROJECT X ZONE 2!

No comments:

Post a Comment