Thursday, March 10, 2016

FIRE EMBLEM FATES: CONQUEST

Bulan Maret emang menjadi bulan yang penuh racun bagi gamer.
Setelah Project X Zone 2, sekarang kudu rogoh kantung buat judul terbaru dari serial Fire Emblem.
Bagi yang belum tahu, Nintendo memutuskan untuk menjual game ini dalam DUA versi, yaitu Conquest dan Birthright.
Perbedaan ada di jalan cerita dan karakter yang akan bergabung.
........ Kata siapa Nintendo nggak tahu cara "memerah" gamer?

Mana yang mau kalian mainkan dan beli, tergantung pada diri kalian sendiri.
Saya sendiri memilih untuk membeli Fire Emblem Fates: Conquest.
Alasannya? Silahkan dibaca sendiri. :3
WARNING! SPOILER!



Jadi alasan terbesar saya untuk membeli Conquest, tentu saja karena tampilan para karakter cowoknya yang bishounen abis.
Mereka terlihat keren-keren banget, lihat aja si adik kesayagan, Leo, atau kakak nan ganteng, Xander.
Masih ditambah ama beberapa karakter lain.
Norn kayaknya punya lebih banyak cowok ganteng dibandingkan ama Hoshido.
Walaupun yang netral juga gak kalah ganteng sih...

Sang kakak dan adik idaman...

Pertama kali, tentu saja wajib buat My Unit.
Jenis kelamin terserah dan tampilan juga terserah.
Pilihannya sih sedikit lebih banyak dibandingkan FE: Awakening sebelumnya.
Potongan rambut juga yah... agak sedikit variasi, plus kita bisa nambah aksesories.
Potongan rambut serta aksesories bisa diganti-ganti semaunya, tapi warna rambut akan bertahan sampai akhir.
Aksesories kelak bisa dibeli di My Base, tapi ditukar dengan bahan yang bisa didapatkan.

My Base? Apa itu?

My Base sebetulnya memiliki kemiripan dengan HQ dari serial Suikoden.
Di My Base, kamu bisa mendapatkan berbagai bahan, yang kemudian bisa digunakan untuk membuat aksesories, memperkuat senjata, atau dimasak sebagai makanan untuk boost quest selanjutnya.
Kamu juga akan memiliki Private Quarter, dimana kamu bisa memanggil salah satu teman untuk memperkuat hubungan kalian.
Di versi Jepang, kalian bisa memperkuat hubungan ini dengan mengusap-usap karakter yang datang, sayangnya fitur ini dihapus di versi US.
Yang tertinggal hanya iconnya saja, tetap saja ini jantung dibikin dag-dig-dug kalo si tamu yang pedekate itu super ganteng.... ^//^
....... Yeah, I'm staring at you, Kaze. <3

STOP STARING AT ME!! ^//^


Kamu bisa mengunjung base gamer lain dan membeli Item di base tersebut atau menyerang My Base milik gamer lain.
Di My Base, kamu juga bisa menguji kemampuan karakter secara acak dengan memanfaatkan Arena.
Sebelum memulai Chapter baru, kamu bisa menghabiskan waktu di My Base.
Selain My Base, ada juga yang disebut sebagai Dragon Gate.
Dragon Gate merupakan portal menuju DLC, yang saat ini belum banyak pilihannya.

Tingkat kesulitan Conquest dan Birthright juga katanya berbeda.
Birthright katanya sih lebih mudah mendapatkan exp dan uang.
Sementara Conquest lebih banyak tantangan, dan hal ini benar.
Agak susah melakukan Grinding di Conquest, dan cara paling gampang adalah memanfaatkan Street Pass atau membeli DLC Boo Camp.
Ingat juga bahwa beberapa karakter hanya tersedia di pihak tertentu, paling tidak sampai Revelation rilis.

Atur strategi yang benar!

Class juga tidak banyak berubah dari sebelumnya, hanya mengalami beberapa pergantian nama saja.
Ada juga beberapa Class unik yang menarik untuk dicoba, jadi banyak elemen seru deh,
Salah satu hal yang saya perhatikan adalah.... mereka jadi banyak gaya kalau saat menyerang atau setelah menang.
Lihat saja gaya Odin saat Critical Attack, melayang dan bersalto terlebih dulu!
Desain karakter sempat dipertanyakan, karena terlalu banyak yang mirip.
Tapi setelah tahu latar belakang kemiripan tersebut, yah... oke deh. ^^;

Bagi yang ngerasa Casual Mode masih susah, nggak perlu khawatir.
Sekarang kamu bisa memilih Phoenix Mode, wajib bagi gamer yang ngejar cerita (atau koleksi harem kayak saya...).
Di Phoenix Mode, nggak perlu khawatir "kehilangan" karakter, karena jika karakter tersebut KO di turn musuh, maka di turn berikutnya karakter itu akan muncul lagi. Tadaaaaa!

Desain peta juga ok, banyak tantangan.
Bicara soal peta, ada tambahan khusus di Fate.
Tambahan ini bernama Dragon Vein, dan hanya bisa digunakan oleh kaum kerajaan alias si MC dan saudara-saudaranya (plus keturunannya kelak).
Ada banyak hal yang bisa dipengaruhi oleh Dragon Vein di tiap peta, dan disarankan untuk digunakan semaksimal mungkin untuk mempermudah battle.

Saat bertarung, jangan terlalu mengandalkan hit %, karena entah kenapa sering kali hit% ini gak ngaruh. Mungkin Luck lebih ngaruh daripada Hit %.
Bayangin aja, serangan Hit 96% bisa MISS! Sementara musuh yang cuman 67% bisa kena ke gue.
Sering banget mulut sampai ternganga karena masalah satu ini...
Kok bisa??? Tanyakan pada Inigo yang bergoyang...

Musik dari Fire Emblem Fates juga masih patut diacungkan jempol.
Memang musiknya kurang epic dibandingin ama Awakening, tapi vocalnya lumayan ok.
Overall, is this game worth it?
HELL YEAH!
Berbagai macam tantangan bisa didapatkan di game ini, dan mengingat replay valuenya yang tinggi (terutama kalo loe niat mengumpulkan SEMUA support conversation seperti saya), maka FIRE EMBLEM FATES MERUPAKAN DAFTAR WAJIB MAIN!

My loving family... <3

Tinggal pilih mau Birthright, Conquest, Revelation atau sekaligus tiga-tiganya aja? XD

No comments:

Post a Comment